Senin, 27 Juni 2011

Lagu lir-ilir : Lirik dan artinya

Saya tau lagu lir-ilir ini pada saat saya masih mondok di Pondok Pesantren Sahid Bogor.
Lir-ilir kan kan lagu jawa, kok bisa ya ada di bogor (yang mayoritas orang sunda)? Ternyata lagu ini dinyanyikan oleh ustadz2 saya disana, karena kebanyakan ustadz dari jawa :D

Dan yang punya pondok juga orang jawa : Prof.Dr.Sukamdani Sahid Gitosardjono
Jadi, biar yang punya senang, maka dinyanyikanlah lagu jawa, itu yang ada di pikiran saya saat itu.

Ternyata, setelah saya tau artinya, ternyata lagu ini mengandung nasihat.
Lir-ilir yang saya dengar ini adalah versi seperti yang dinyanyikan oleh MH Ainun Najib.
Sampai saat ini, saya masih sering mendengarkan lagu ini, rasanya menyentuh hati :D

Berikut ini lirik lagu Lir-ilir:
Lir-ilir, lir-ilir
Tandure wis sumilir
Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar
Bocah angon-bocah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu-lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
Dondomono jumatono kanggo sebo mengko sore
Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
Yo surako… surak hiyo…
Dan Artinya:
Sayup-sayup bangun (dari tidur)
Pohon sudah mulai bersemi,
Demikian menghijau bagaikan gairah pengantin baru
Anak penggembala, tolong panjatkan pohon blimbing itu
walaupun licin(susah) tetap panjatlah untuk mencuci pakaian
Pakaian-pakaian yang koyak(buruk) disisihkan
Jahitlah, benahilah untuk menghadap nanti sore
Mumpung terang rembulannya
Mumpung banyak waktu luang
Mari bersorak-sorak ayo…

Untuk artinya, saya ambil dari :
 
http://anggacoz.wordpress.com/2008/03/28/lir-ilir-tembang-para-wali-tanah-jawi/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar